Bayam merupakan jenis sayuran yang sangat populer di
kalangan masyarakat Indonesia, karena jenis sayuran ini bayak sekali yang
menyukainya. Biasanya sayuran bayam ini sangat cocok untuk dijadikan sebagai
pelengkap makanan atau kulupan. Selain mudah dikonsumsi ternyata bayam memiliki
kandungan zat besi yang berguna untuk kesehatan Anda.
Bagi Anda yang mau belajar menanam budidaya
bayam tentu jangan khawatir, karena Anda tak perlu lagi menyiapkan lahan yang
luas, cukup hanya menyediakan media tanam seperti pot saja Anda sudah bisa
melakukan budidaya bayam di pot tersebut.
Cara menanam bayam di pot ini cukup mudah
sekali karena Anda bisa memanfaatkan lahan sekitaran rumah Anda, lalu tinggal
siapkan saja media tanamnya seperti pot atau polybag. Berikut ini penjelasan
dari menanam bayam di pot secara jelas.
Menanam Bayam Di Pot Dengan Mudah
1.Persiapan Benih Bayam
Menanam bayam sama hal nya dengan menanam
seledri dalam pot, langkah pertama yaitu Anda harus menyiapkan sebuah benih
bayam yang super unggul agar nantinya mendapatkan hasil panen yang memuaskan.
Untuk benih bayam ini yang terbaik seperti apa? Yaitu biji bayam yang sudah
memasuki berumur sekitar 3 bulanan. Tetapi Anda tak perlu juga khawatir karena
dalam budidaya bayam di pot pun tidak hanya menggunakan metode benih bayam
tetapi bisa juga menggunakan cara stek batang pada bayam, biasanya cara ini
digunakan untuk jenis bayam cabut dan bayam petik.
2.Persiapan Pot
Setelah benih bayam atau stek batang bayam
siap maka langkah selanjutnya adalah menyiapkan media tanam yaitu berupa pot
maupun polybag. Siapakan pot yang nantinya akan dibuat menanam bayam tersebut,
jangan lupa untuk isi dengan campuran tanah dan pupuk kompos pada pot tersebut.
Sedikit tips menanam bayam di pot yaitu sebelum memasukan campuran tanah ke
dalam pot maka tanah tersebut sebaiknya diaduk sampai halus lalu diayak untuk
mendapatkan tanah yang halus supaya bisa berkembang baik dalam melakukan budidaya bayam.
3.Melakukan Penanaman Bayam
Apabila benih bayam sudah siap dan media tanam sudah siap
selanjutnya yang Anda lakukan yaitu melakukan penanaman bayam tersebut ke dalam
media tanam yang sudah Anda siapkan. Dalam melakukan menanam bayam ini cukup
mudah karena ketika Anda tinggal menancapkan batam atau steak bayam tersebut ke
dalam media tanam. Tetapi jika Anda melakukan budidaya dengan melalui biji
benih bayam maka Anda harus melewati sebuah proses persemaian benih bayam
dahulu.
Cara melakukan pembenihan bayam ini sama hal nya dengan
bahasan menanam seledri dalam pot tetapi hal yang harus diperharikan adalah
Anda harus hati-hati ketika memindahkan pembenihan tersebut ke media tanam yang
sudah disiapkan jangan sampai akar dari benih bayam tersebut rusak.
4.Perawatan Menanam Bayam
Dalam melakukan perawatan budidaya bayam ini bisa dibilang
cukup mudah karena Anda hanya perlu menyiram nya sekali cukup 2 hari saja
setiap pagi dan sore harinya. Jangan lupa juga hal yang perlu diperhatikan
jangan sampai tanaman bayam Anda terkena penyakit atau terserang oleh hama.
5.Tahap Pemanenan
Tahap terakhir yaitu pemanenan ketika Anda sudah melewati
semua tahap-tahap yang diatas maka Anda saatnya melakukan pemanenan, biasanya
untuk bayam cabut Anda hanya perlu menunggu sekitar 3-4 minggu saja sudah bisa
dipanen, kemudian kalau untuk bayam petik biasanya baru bisa di panen ketika
berumur 1-1,5 bulan dengan memiliki ketinggian sekitar 20cm.
Untuk melakukan pemanenan bayam cabut Anda bisa langsung
mencabut sampai akarnya atau bisa juga memotong pada bagian pangkal sekitar 1,5
dari permukaan media tanamnya. Kemudian untuk bayam petik maka Anda bisa
langsung memetik daun atau pucuk pada bagian bayam. Perlu Anda ketahui juga
untuk memetik daun bayam dilakukan secara bertahap sekitar satu minggu sekali.